SELAMAT DATANG DI BLOG ARRY PERDANATERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI BLOG INI

Minggu, 24 April 2016

TUGAS 4 PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

MENGENDALIKAN DIRI KETIKA EMOSI

Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri di mana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alamiah, yaitu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami.

Berbicara soal emosi maka kita harus tahu kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan manusia untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain), mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres serta keadaan yang melanda kita.

Dari pengalaman saya tentang emosi, itu terjadi ketika saya di tingkat 3 di situ saya merasa kesal, sedih, bingung karna penulisan ilmiah saya tak kunjung selesai, saya mencari inspirasi tapi tak kunjung dapat. Ala hasil ketika teman saya menanya kan tentang penulisan ilmiah saya sudah rangkum apa belum terkadang perasaan kembali bingung mau jawab gimana pertanyaan teman saya, malu rasanya ketika menjawab penulisan saya belom kelar.

Pada dimana teman lama saya mengajak liburan, nah disitu kesempatan saya untuk menenangkan diri dari kesibukan kuliah, mencari inspirasi untuk bahan penulisan saya, saya berencana liburan ke banyuwangi dan seminggu saya disana, ya saya disana mendapat kesenangan dan melupakan kegiatan kuliah sejenak disana, tapi ketika saya kembali ke kampus perasaan tentang tugas saya taka da perubahan, namun saya sadar ketika saya terlalu memikirkan perasaan tanpa melakukan tindakan kerjaan saya tak akan kelar.


Berikut ini adalah tips ampuh tentang 8 cara mengontrol emosi  :
1.   Melakukan rileksasi
Cara cepat mengendalikan emosi dan rasa marah yang kedua adalah dengan melakukan rileksasi. Sama seperti menarik nafas dalam-dalam, melakukan rileksasi juga akan memberikan ketenangan yang mempercepat proses pengendalian emosi dan rasa marah yang sedang Anda alami.
2.   Menarik nafas dalam-dalam
Cara cepat mengendalikan emosi dan rasa marah yang pertama adalah dengan menarik nafas dalam-dalam. Menarik nafas dalam-dalam akan membuat udara kaya oksigen masuk ke otak sehingga memberikan efek menenangkan di otak. Dengan ketenangan yang tercipta, akan membuat Anda cepat mengendalikan emosi dan rasa marah yang Anda rasakan.
3.   Mengoreksi diri 
Cara cepat mengendalikan emosi dan rasa marah yang selanjutnya adalah dengan mengoreksi diri. Dengan mengoreksi diri Anda akan menemukan kesalahan yang ada pada diri Anda, sehingga emosi dan kemarahan Anda pada orang lain akan segera hilang setelah Anda menyadari kesalahan yang telah Anda lakukan.
4.   Melihat kembali permasalahan yang ada
Cara cepat mengendalikan emosi dan rasa marah berikutnya adalah dengan melihat kembali permasalahan yang ada. Emosi dan rasa marah muncul dengan cepat dan menggebu-gebu. Melihat kembali pada permasalahan yang ada akan mempercepat Anda dalam mengendalikan emosi dan rasa marah Anda.
5.   Berpikir positif
Berpikir positif menjadi cara cepat mengendalikan emosi dan rasa marah yang terakhir. Berpikir positif akan membuat Anda lebih mudah melihat solusi dan jalan keluar dari permasalahan Anda sehingga Anda bisa lebih cepat mengendalikan emosi dan rasa marah Anda.
6.    Jauhkan diri anda dari situasi yang membuat anda emosional
Cara ini sebenarnya sangat logis dan masuk akal.  Ketika emosi memuncak, jauhkanlah diri anda dari sumber emosi tersebut.  Bahkan jika kondisi benar-benar mendesak, berusahalah untuk mencari waktu barang 5 menit untuk keluar dari situasi yang menjadi sumber meningginya emosi anda.  Temukan ruang yang tenang sekedar untuk "bernafas", tenangkan diri anda di sana sampai anda merasa lebih siap untuk menghadapi lagi permasalahan tersebut.
7.   Menyepi
Ketika sedang berada di puncak emosi, cobalah untuk menjauhkan diri dari orang lain.  Ketika anda sedang mengalami kesedihan hebat atau kemarahan yang berapi-api, jangan merasa segan untuk meminta izin dari pekerjaan rutin anda.  Cobalah untuk pergi ke luar kota, mengunjungi orang tua anda, atau pergi sendirian ke tempat dengan suasana baru.  Hal ini terbukti sangat efektif untuk mengontrol dan mengendalikan emosi yang terpendam dalam diri anda.
8.   Menceritakan kepada teman dekat
Jangan memendam emosi yang meluap-luap sendirian.  Cobalah untuk menceritakan masalah yang anda hadapi pada orang-orang terdekat yang anda percayai.  Walaupun mungkin mereka tidak bisa memberikan solusi, setidaknya beban berat yang anda pikul akan terasa lebih ringan jika diceritakan pada orang lain.  Jika perlu, gunakan jasa psikolog atau psikiater untuk membantu anda memberi solusi dan terapi dari sudut pandang profesional.

          Dari 8 cara diatas ada beberapa hal yang saya ambil untuk mengendalikan rasa emosi saya sendiri, seperti :
1.    Menyepi
Hal ini sering saya lakukan disaat saya sedang merasakan emosi saya sedang sedang memuncak, biasanya saya menyepi menjauh dari keramaian sekitar untuk menenangkan pikiran.
2.    Intropeksi & Kilas balik
Disaat saya menyepi saya biasanya melukan kilas balik terhadap apa yang sudah saya lakukan hingga rasa emosi muncul, terhadap apa yang saya lakukan disaat rasa emosi itu mengendalikan diri saya.
3. Menceritakan kepada teman dekat
Di saat saya menceritakan sahabat saya perasaan akan lebih tenang dan terkadang dapat saran yang bias menyelesaikan masalah

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar